In Focus

Laporan Siatuasi: Dua Gunung Berapi di Sulawesi Utara, Indonesia Meletus dalam Waktu Satu Minggu

Kamis, 14 Juli 2011

Gunung berapi Sulawesi Utara, Gunung Soputan, yang terletak di Kabupaten Minahasa Tenggara, meletus pada Juli 3, 2011 memuntahkan abu dan asap 5000 meter ke udara. Pemerintah telah menetapkan zona pengecualian delapan-kilometer radius. Tidak ada instruksi evakuasi yang diterbitkan karena warga terdekat tinggal sekitar 8 km dari gunung berapi. Namun, banyak penerbangan ke dan dari Manado dibatalkan dan beberapa bandara regional ditutup karena awan abu. Gunung berapi ini telah menunjukkan tidak ada pola letusan lebih lanjut namun pemerintah masih memantau aktivitasnya.

Sekitar satu minggu setelahnya, Gunung Lokon meletus, salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia yang terletak 35 km di sebelah selatan ibukota provinsi Manado, telah memercikkan abu panas sejak Senin 11 Juli, 2011 pada pukul 3 sore waktu setempat. Pemerintah meningkatkan status gunung berapi untuk tingkat siaga bahaya tertinggi yakni tingkat 10 dengan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas gunung berapi.

"Daerah perumahan terdekat adalah 3,5 km dari gunung berapi. Hal ini membuat mereka sangat rentan terhadap awan panas, "kata Surono, kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Indonesia, Badan Geologi menyatakan dalam website resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Kondisi ini berbeda dari Letusan Gunung Soputan, "tambah Surono. Tiga desa utara dari Lokon: Kinilow, Kakaskasen, dan Kotomohon adalah yang paling rentan terhadap percikan bahan vulkanik dari Lokon karena awan panas bergerak ke utara. Orang-orang dari desa-desa telah dievakuasi ke arah timur dari inti letusan. Ada 28.000 orang tinggal di zona evakuasi, tetapi hanya ratusan orang telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman sebagai langkah pencegahan.

Letusan ini telah sangat terpengaruh mata pencaharian masyarakat, yang sebagian besar pertanian sebagai abu panas telah menutupi lahan pertanian mereka. Pejabat lokal berjanji untuk mendistribusikan benih untuk membantu penduduk yang terkena bencana untuk memulihkan pertanian mereka. Mereka juga akan mendistribusikan masker dan obat-obatan kepada orang-orang di lokasi evakuasi dan sekitarnya.

Sulawesi Utara memiliki tiga gunung berapi paling aktif: Soputan, Lokon, dan Karangetang, yang statusnya juga dinaikkan menjadi siaga beberapa bulan lalu karena provinsi ini terletak pada Cincin Api Pasifik. Selain tiga gunung berapi aktif, sebuah gunung berapi bawah laut telah ditemukan di Sangihe-Talaud Kepulauan Sulawesi Utara.


Indonesia, which lies on the Pacific Ring of Fire has 400 volcanoes, 130 among them are still active.
Indonesia, which lies on the Pacific Ring of Fire has 400 volcanoes, 130 among them are still active.
(http://volcanoes.usgs.gov)

Church World Service Response

CWS mengirimkan staffnya dari kantor terdekat yaitu di Sulawesi Utara untuk melaksanakan asesmen awal dan untuk mengidentifikasi kebutuhan kemanusiaan di lokasi letusan Lokon yang terdampak. CWS akan berkoordinasi dengan BPBD, LSM lainnya dan juga pemerintah daerah serta gereja-gereja lokal.


Church World Service is a member of  ACT Alliance

Contacts:

Dino Satria
Emergency Response Coordinator
Ph. +62 811 266330
Email: dinosatria@cwsindonesia.or.id

Ilmi Suminar
Communication Coordinator
Ph. +62 817 002 1284
Email: ilmi@cwsindonesia.or.id

 



Berita yang berkaitan

Hari Air Sedunia 2011

Bergabunglah dengan CWS Indonesia Merayakan Hari Air Sedunia!

Lanjut
Hari Cuci Tangan Sedunia 2010

Mari rayakan hari cuci tangan sedunia lebih dari sehari. Cuci tangan dan selamatkan nyawa!

Lanjut
Hari Kemanusiaan Dunia 2010

Bergabung dengan CWS Indonesia merayakan Hari Kemanusiaan Dunia!

Lanjut
ACT Alliance

Church World Service adalah anggota ACT Aliance

Lanjut
Kementrian Sosial Republik Indonesia

Church World Service bekerja di bawah Nota Kesepahaman dengan Kementrian Sosial

Lanjut
The Enough For All Campaign

 utilizes the challenges and opportunities presented by climate change to promote just and ecologically sustainable development.

Lanjut
CROP HUNGER WALKS

Neighbors walking together to take a stand against hunger in our world. Together we raise awareness and funds for international relief and development, as well as local hunger-fighting.

Lanjut