Berita CWS

Lokakarya Membangun Jaringan untuk Kelompok Simpan Pinjam: Langkah menuju Keberlanjutan

Senin, 5 Juli 2010

Salah satu kendala yang dihadapi oleh kelompok dampingan Church World Service di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah dalam pengembangan usaha Kelompok Simpan Pinjam (KSP) adalah tidak adanya jaringan kerja dengan lembaga atau institusi lain. Selain itu belum adanya KSP yang berbadan hukum.  Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran akan pentingnya membangun jaringan dan pentingnya legalitas formal untuk pengembangan kelompok.  

Menyadari hal tersebut, Church World Service melalui program ’Strengthening Society and Economic Development’ (SEED) yang didanai oleh Finn Church Aid (FCA) dan CWS melakukan kegiatan lokakarya sehari yang bertujuan untuk membangun jaringan kerjasama antara KSP dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Poso pada tanggal 22 Juni 2010.

”Pemerintah Kabupaten Poso membutuhkan pihak lain seperti LSM dan juga swasta untuk membangun dan memajukan Kabupaten Poso,  khususnya dalam mengembangankan koperasi dan UMKM, meskipun selama ini dinas sudah berusaha melakukannya melalui berbagai kegiatan,” jelas Ibu Rusna Mangun, SE, M.Si, kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Poso.

A participant doing presentation on her organization. Each representative of credit group was given opportunity to present their organization.
A participant doing presentation on her organization. Each representative of credit group was given opportunity to present their organization.
(CWS Indonesia)



Sampai saat ini terdapat kurang lebih 194 unit koperasi yang terdaftar namun hanya sekitar 120 yang masih aktif.  Bahkan harus diakui juga banyak kelompok usaha simpan pinjam yang dibentuk oleh pemerintah kini tinggal nama atau bangunannya.  ”Oleh karena itu apa yang telah dilakukan oleh CWS dengan memulai pengembangan KSP melalui pendidikan dan modal mandiri dari anggota kelompok merupakan hal yang sangat baik untuk keberlangsungan KSP,” tambah ibu Rusna Mangun dalam pidato pembukaan. Ibu Rusna juga berharap bahwa KSP yang ada dapat terus berusaha memajukan usaha sehingga menjangkau masyarakat lainnya

Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta dari enam KSP dari Kecamatan Pamona Tenggara, Pamona Utara, Lage, dan Poso Pesisir Selatan dan juga staf CWS di Poso. Masing-masing perwakilan kelompok diberikan kesempatan untuk mempresentasikan perkembangan kelompok, masalah yang dihadapi dan juga peluang pengembangan.  

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Bapak Agus Antjura, SE dan Kepala Seksi Kemitraan UKM Bapak. Suardi Sukimin, SH dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Poso menjadi narasumber yang memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh KSP.  

Kedua narasumber juga memaparkan program-program Dinas yang berkaitan dengan pengembangan KSP ke arah koperasi yang berbadan hukum.  Selain itu, mereka menjelaskan keuntungan-keuntungan organisasi yang berbadan hukum.  Rekomendasi dari lokakarya ini adalah adanya kesepakatan untuk mendaftarkan semua KSP ke pihak Dinas Koperasi dan UMKM dan juga adanya dukungan bagi  dua KSP yaitu ‘Harapan Baru’ di Desa Sepe dan KSP ’Tunas Harapan’ di Desa Tanamawau untuk menjadi koperasi.  Pihak dinas juga mengharapkan agar CWS tetap melanjutkan pendampingan bagi masyarakat di Kabupaten Poso khususnya dalam mendorong usaha-usaha kecil masyarakat sehingga berkembang dan berkelanjutan.



Hari Air Sedunia 2011

Bergabunglah dengan CWS Indonesia Merayakan Hari Air Sedunia!

Lanjut
Hari Cuci Tangan Sedunia 2010

Mari rayakan hari cuci tangan sedunia lebih dari sehari. Cuci tangan dan selamatkan nyawa!

Lanjut
Hari Kemanusiaan Dunia 2010

Bergabung dengan CWS Indonesia merayakan Hari Kemanusiaan Dunia!

Lanjut
ACT Alliance

Church World Service adalah anggota ACT Aliance

Lanjut
Kementrian Sosial Republik Indonesia

Church World Service bekerja di bawah Nota Kesepahaman dengan Kementrian Sosial

Lanjut
The Enough For All Campaign

 utilizes the challenges and opportunities presented by climate change to promote just and ecologically sustainable development.

Lanjut
CROP HUNGER WALKS

Neighbors walking together to take a stand against hunger in our world. Together we raise awareness and funds for international relief and development, as well as local hunger-fighting.

Lanjut