"Hai teman-teman, apakah anda tahu hari apa hari ini? Hari ini adalah hari mencuci tangan sedunia, "kata Dinda sambil memulai drama di Hari Peringatan Cuci Tangan Sedunia 2010. Church World Service, didukung oleh UNHCR, dengan pengungsi muda, anak-anak dari komunitas lokal dan orang tua mereka dengan mengadakan peringatan di pusat pengungsi Cipayung pada tanggal 15 Oktober. Tema tahun ini adalah "Lebih dari hanya sehari."
Peringatan ini diadakan setiap tahun pada tanggal 15 Oktober agar mencuci tangan menjadi perilaku otomatis yang dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. "Mencuci tangan dengan sabun penting untuk mencegah diare dan infeksi pernafasan akut, yang mengambil kehidupan berjuta anak-anak di negara berkembang," kata Hindra Sulaksono, CWS Program Manager Jakarta pada pembukaan. "Hari ini kita akan belajar tentang pentingnya mencuci tangan dan bagaimana mencuci tangan dengan benar," tambah Hindra.
Permainan Get Bubbly diselenggarakan untuk mengajar anak-anak untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan sehari-hari mereka seperti makan, menggunakan kamar mandi, atau membantu orang tua mereka menyiapkan makanan. Anak-anak harus menunjukkan mencuci tangan sebelum atau sesudah kegiatan yang disebutkan oleh tuan rumah. Anak-anak yang tidak pernah lupa untuk mencuci tangan mereka dalam permainan sampai di garis finish lebih cepat, memenangkan permainan dan menerima hadiah.
Children feeling content after they practice how to wash their hands correctly in Cipayung refugee center
(CWS Indonesia)
Sebuah drama dimainkan oleh beberapa anak-anak setelah menonton video. Drama tersebut menunjukkan seorang siswa yang mendapatkan diare karena ia tidak mencuci tangannya. "Teman-teman ingat! Cuci tangan sebelum makan, "seru anak-anak karena mereka menutup drama tersebut.
CWS hanya memperingati hari cuci tangan global dalam satu hari. Namun, kampanye CWS pada perilaku mencuci tangan akan dilakukan lebih dari sekedar hari untuk membantu anak-anak Indonesia menjadi sehat.
Berita yang berkaitan